BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

SLAWI – Fraksi Gerindra dan Fraksi PPP DPRD Kabupaten Tegal kembali walkout dalam Rapat Paripurna Rekomendasi DPRD Kabupaten Tegal terkait Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tegal tahun 2016, kemarin. Walkout kali ketiga pasca rolling alat kelengkapan DPRD itu, dilakukan karena laporan Pansus IV yang dilakukan sehari sebelumnya, dinilai tidak sah.

“Rapat Paripurna sebelumnya (laporan Pansus IV) tidak sah, makanya rapat kali ini juga tidak sah,” kata Sekretaris Fraksi Gerindra, Sunodo Sutrisno di sela-sela rapat paripurna.

Dia mengatakan, sesuai dengan Tata Tertib (Tatib) DPRD Kabupaten Tegal Pasal 77 Ayat 2, bahwa rapat paripurna dilaksanakan setelah quorum yang dibuktikan dengan kehadirian fisik. Sementara itu, Pasal 78 Ayat 1 Huruf C, bahwa syarat quorum harus dihadiri dua pertiga dari jumlah anggota DPRD.

“Rapat paripurna sebelumnya hanya dihadiri 21 orang, mestinya 26 anggota DPRD,” ujarnya.

Sekretaris Fraksi PPP, Khaerul Soleh menuturkan, anggotanya sudah sepakat untuk walkout dari rapat paripurna kemarin. Ia mengaku kecewa karena masukan yang disampaikan Fraksi PPP tidak terakomodir dalam rekomendasi DPRD terkait LKPJ Bupati Tegal.

“Ini bentuk kekecewaan kami,” tegasnya.

Ketua DPRD Kabupaten Tegal, A Firdaus Assyairozi menjelaskan, walkout merupakan hak setiap anggota DPRD dan fraksi-fraksi. Namun, alasan walkout harus jelas dan sesuai dengan tupoksinya. Jika alasan walkout karena ada anggaran untuk kepentingan masyarakat tidak diakomodir, pihaknya sangat merespon hal tersebut. “Jika alasan walkout hanya karena tidak mendapatkan jatah pimpinan alat kelengkapan DPRD, maka saya sangat menyayangkan,” ujarnya.

Saat ditanyakan tidak quorum saat rapat paripurna laporan Pansus IV terkait LKPJ Bupati Tegal, Firdaus menjelaskan, paripurna tersebut dinilai tetap sah, karena saat paripurna sudah memenuhi quorum. Terkait anggota Fraksi Gerindra dan PPP yang walkout, tetap dinyatakan mengikuti paripurna.

“Harusnya malu sama masyarakat yang memilih. Hanya karena jabatan jadi walkout,” ujarnya. (H64)

13 April 2017

Gerindra dan PPP Walkout Paripurna

[…]
17 Maret 2017

Tahun 2017, Komisi IV Tuntaskan Sekolah Rusak

[…]
16 Maret 2017

Masyarakat Diminta Tak Termakan Isu Penculikan Anak oleh Orang Gila

[…]
15 Maret 2017

1.347 Guru Wiyata Terancam Dirumahkan

[…]