Berita Utama

Kekeringan Semakin Meluas

SURADADI – Musim kemarau tahun ini agaknya semakin parah. Pasalnya, sejumlah desa yang sebelumnya tidak mengalami kekeringan, kini meminta untuk droping air bersih. Hingga kini, droping air bersih sudah dilakukan di lima desa.

“Kekeringa semakin meluas. Hampir di setiap desa di wilayah Suradadi, Warureja, dan Jatinegara membutuhkan bantuan air bersih,” kata Anggota DPRD Kabupaten Tegal, Bahrun, kemarin.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang berasal dari Desa Sidaharja, Kecamatan Suradadi itu, mengatakan, warga yang membutuhkan bantuan air bersih bertambah banyak. Utamanya di wilayah Pantura Kabupaten Tegal yang meliputi Kecamatan Suradadi, Kramat dan Warureja.

“Biasanya, kekeringan hanya melanda wilayah Desa Kertasari dan Jatimulya. Kini, sebagian desa di Kecamatan Suradadi dan Warureja mengalami krisis air bersih,” ujar Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal itu.

Staf Humas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal, Muhamad Ilman Arifiana membenarkan, jika saat ini banyak warga yang meminta bantuan air bersih karena wilayahnya dilanda kekeringan. “Kami sudah menyalurkan bantuan air bersih ke desa-desa yang membutuhkan. Penyaluran di Desa Banjarturi dan Rangimulya (Kecamatan Warureja) sudah dilakukan beberapa waktu lalu,” kata Ilman.

Lebih lanjut dikatakan, penyaluran bantuan air bersih yang dilakukan PMI sudah dilakukan sejak 17 Juli lalu. Sebagian besar bantuan disalurkan ke desa-desa di Kecamatan Warureja, antara lain Desa Kedungkelor dan Banjaragung. Permintaan bantuan air bersih juga datang dari sejumlah desa di Kecamatan Kramat, dan Jatinegara. Penyaluran bantuan akan segera dilakukan agar warga bisa memperoleh air bersih untuk keperluan sehari-hari.

“Jumlah desa yang meminta bantuan air bersih memang bertambah banyak,” ujar Ilman.

Ditambahkan, bantuan air bersih disalurkan dengan mobil tangki yang berkapasitas 6.000 liter, sehingga harus dilakukan dalam dua trip. Ilman juga memastikan ketersediaan bantuan air bersih untuk memenuhi permintaan.

“Kami tidak batasi ketersediaannya. Hanya saja kami menyalurkan ke wilayah-wilayah berdasarkan permintaan,” pungkasnya.

Related posts

Parah, Ruang Kelas SD Disangga Bambu

Admin Web

Jembatan Kemiri Rawan Ambruk

Admin Web

Jalan Menuju Guci Minta Diperlebar

Admin Web

Leave a Comment