Berita Utama

Sekda Bakal Undang Pihak Terkait – Soal Gugatan Proyek Belum Dibayarkan

SLAWI – Sekda Tegal, Widodo Joko Mulyono bakal mengumpulkan pihak-pihak terkait untuk membahas gugatan CV Raffi Persada terhadap Pemkab Tegal terkait dua pekerjaan fisik yang belum dibayarkan. Proyek senilai Rp 800 juta pada tahun 2015 itu, juga akan melibatkan Bagian Hukum Setda Tegal dan pengacara negara untuk menindaklanjuti gugatan tersebut.

“Kita akan kumpulkan semua besok (hari ini-red),” kata Widodo Joko Mulyono yang akrab disapa Dokter Joko itu saat ditemui, kemarin.

Dikatakan, persoalan itu terjadi pada saat dirinya belum menjabat Sekda Tegal. Namun demikian, persoalan itu harus segera diselesaikan. Pihaknya juga akan mengumpulkan dokumen dan data terkait dua pekerjaan jalan itu. Pasalnya, dokumen itu akan menjadi salah satu barang bukti untuk memecahkan kasus tersebut.

“Secara substansi, kami belum tahu,” ujarnya.

Menurut dia, untuk menghadapai gugatan dari kontraktor itu, pihaknya akan melibatkan Bagian Hukum Setda Tegal. Selain itu, juga akan meminta pertimbangan pengacara negara, yakni Kejaksanaan Negeri Tegal. “Apakah akan menggunakan Bagian Hukum atau pengacara negara. Kami akan laporkan gugatan ini ke Bupati,” kata Dokter Joko.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal, M Khuzaeni menuturkan, untuk menyelesaikan persoalan itu, langkah kontraktor dinilai sudah benar. Pasalnya, Pemkab bisa menganggarkan pembayaran proyek yang belum diselesaikan, jika ada landasan hukumnya. Jika sudah ada keputusan dari pengadilan yang memenangkan gugatan kontraktor, maka DPRD siap menfasilitasi untuk melakukan penganggaran.

“Termasuk, persoalan Pasar Bojong silahkan gugat ke pengadilan. Jika ada landasan hukumnya, Pemkab lebih mudah untuk melangkah,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, CV Raffi Persada menggugat Pemkab Tegal terkait dengan dua proyek pekerjaan jalan tahun 2015 yang belum dibayarkan. Proyek itu, yakni kontrak pelaksanaan pekerjaan pengasapalan jalan di Sumbaga-Carul senilai Rp 275,72 juta, dan pekerjaan pengasaplan jalan di Bumijawa-Traju-Pagerkasih senilai Rp 524,68 juta.

Related posts

Kendaraan Dinas Dilelang Tanpa BPKB dan STNK

Admin Web

Imbas Pembangunan Tol Trans Jawa, Tegal Bakal Kebanjiran Wisatawan

Admin Web

Nelayan Butuh Alat Keselamatan

Admin Web

Leave a Comment