Berita Utama

Syarat PPDB SMA/ SMK, Pemberian SKTM Minta Diperketat

SLAWI – Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) menjadi surat sakit untuk bisa secara otomatis diterima dalam Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB). Hal itu membuat orangtua siswa berbondong-bondong mendapatkan surat tersebut. Diharapkan, pemberian SKTM diperketat agar tepat sasaran.

“Penerima SKTM benar-benar dari keluarga tidak mampu yang sudah terdaftar di desa ataupun kecamatan,” kata Anggota DPRD Komisi IV Kabupaten Tegal yang membidangi Pendidikan dan Kesehatan, Sahuri, kemarin.

Dikatakan, pemberian SKTM jangan sampai terjadi karena adanya kedekatan keluarga atau keperluan lain yang dapat menghilangkan hak-hak keluarga tidak mampu. Maraknya permintaan SKTM ini muncul seiring diberlakukannya Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 tentang penerimaan peserta didik baru SMA/SMK negeri. Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa warga ekonomi kurang beruntung atau tidak mampu yang memiliki SKTM dapat secara otomatis masuk SMA/SMK negeri. Sementara itu, kuota minimal bagi para penerima SKTM sebesar 20 persen.

“Maka dari itu, saya sebenarnya menyetujui program tersebut namun harus tepat sasaran dan jangan sampai digunakan untuk kepentingan lain yang dapat merampas hak warga kurang mampu. Semoga peluang itu tidak direkayasa,” tuturnya.

Camat Pangkah, Bambang Sihana menuturkan, pembuatan SKTM memang diurus di kantor desa/kelurahan dan kemudian lanjut ke kecamatan untuk diketahui. Sebelum menyerahkan ke kantor desa/kelurahan, kata Bambang, warga terlebih dahulu harus mendapat surat pengantar dari RT/RW setempat.

“Jadi kecamatan sifatnya mengetahui dan memberikan tanda tangan pada SKTM yang sudah dibuat di kantor desa/kelurahan. Apabila tidak dikasih SKTM, nanti kami dikira menyulitkan warga,” ujarnya.
Meski mengaku bingung, ia menuturkan bahwa jumlah permintaan pembuatan SKTM di wilayahnya tergolong sedikit. Sebab, sejak dibukanya PPDB SMA pada Senin (2/7) lalu, pihaknya mengaku baru memberikan enam SKTM kepada warganya.

Related posts

Hati-hati Upal Beredar Selama Ramadhan

Admin Web

APBD 2018 Devisit Rp 173 M

Admin Web

Komisi III Anggarkan Rp 1 M Untuk Perbaikan Jalan Perempatan Procot

Admin Web

Leave a Comment