Berita Utama

Wisata Harus Pertahankan Budaya Lokal

SLAWI – Destinasi wisata di Kabupaten Tegal memiliki beragam keunikan, bahkan memiliki ciri khas tersendiri, karena masih menjunjung tinggi budaya lokal. Hal itu akan menjadi daya tarik wisatawan untuk berjunjung ke obyek wisata di kabupaten tersebut. Terlebih, Kabupaten Tegal dilalui Tol Trans Jawa yang mempermudah wisatawan datang ke Tegal.

“Tiga kunci sukses pengembangan destinasi pariwisata, yakni atraksi, aksesibilitas dan amenitas,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal, Bakhrun SH saat menghadiri Festival Degan di Pantai Purwahamba Indah (Purin) di Kecamatan Suradadi, Minggu (16/12).

Dikatakan, Festival Degan merupakan salah satu faktor pendukung dalam kunci sukses pengembangan wisata dari segi atraksi. Festival itu merupakan cikal bakal berdirinya Purin yang dalam kegiatannya juga menampilkan berbagai kesenian masyarakat lokal. Warga setempat merayakan festival itu dengan arak-arakan membawa hasil bumi wilayah tersebut, termasuk kepala muda (dalam bahasa Tegal dinamakan Degan).

“Wisata lainnya di Tegal juga harus mempertahankan budaya lokal, misalkan kesenian Kuntulan, kesenian Jaran Lumping, ruwat bumi, dan kesenian lainnya,” ujar politisi PKS itu.

Selain menampilkan budaya lokal, lanjut dia, faktor pendukung lainnya di Kabupaten Tegal, yakni adanya jalan Tol Trans Jawa yang sudah mulai dioperasikan sejak sebulan lalu. Akses jalan tol itu mempermudah wisatawan menuju Tegal dengan cepat. Dari arah Jakarta, wisatawan hanya membutuhkan waktu sekitar empat jam hingga sampai di Tegal. Sedangkan, obyek wisata Purin lebih stategis karena berada di jalur pantura wilayah Desa Purwahamba, Kecamatan Suradadi.

“Purin berada di jalur pantura, sehingga punya modal akses mudah satu-satunya yang langsung berada di pantura Jateng,” ujar Bakhrun yang tinggal di sebelah barat obyek wisata Purin tersebut.

Ditambahkan, faktor amenitas juga menjadi pendukung perkembangan pariwisata, dimana hampir semua wisata di Kabupaten Tegal telah dilengkapi fasilitas homestay, penginapan, rumah makan, dan sentra oleh-oleh. Fasilitas yang berada di sejumlah obyek wisata dikenal lebih murah dibandingkan obyek wisata daerah lainnya.

“Tinggal promosi wisata ditingkatkan agar masyarakat luas mengenal keunikan dan keindahan wisata di Tegal,” pungkasnya.

Related posts

Silpa APBD Terus Menurun, Kinerja OPD Semakin Meningkat

Admin Web

Jalur Alternatif Mudik Berbahaya Pada Ruas Jatibogor-Kertasari

Admin Web

DPRD Desak Perbaikan Tebing Sungai Gung

Admin Web

Leave a Comment