Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tegal, Rudi Indarayani,S.H, MH Menghadiri Cara Istigosah yang di selenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Tegal bersama warga Desa Guci dan Desa Rembul menggelar istigasah dan doa bersama di Objek Wisata Guci tepatnya kawasan Pancuran 5, Kamis (29/1/2026).
Kegiatan tersebut digelar pasca bencana banjir dan longsor yang melanda kawasan wisata Guci pada Sabtu (24/1/2026).
Wakil Ketua menjelaskan, kegiatan istigasah dan doa bersama merupakan wujud ikhtiar spiritual sekaligus kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam memohon keselamatan serta percepatan pemulihan pasca bencana.
“Kami sangat prihatin atas bencana yang menyebabkan kerusakan infrastruktur wisata serta berdampak pada sektor ekonomi khususnya pelaku UMKM di kawasan Guci,” tutur Rudi

Menurutnya, kondisi ini membuat sebagian wisatawan menunda berkunjung ke Guci sehingga sangat berpengaruh terhadap pendapatan warga sekitar.
“Semoga dengan kebersamaan dan ikhtiar bersama ini, Guci akan kembali pulih, wisata kembali ramai, dan ekonomi masyarakat bangkit. Guci merupakan salah satu wisata kebanggaan Kabupaten Tegal yang sudah dikenal secara nasional,” ungkap Wakil Ketua.
Rudi menerangkan sejak hari pertama bencana terjadi, Forkopimda langsung turun ke lapangan untuk melakukan identifikasi kerusakan, meninjau kondisi secara langsung, serta menetapkan status bencana.
Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Tegal dan BPBD Provinsi Jawa Tengah sedang melakukan asesmen untuk menentukan langkah perbaikan lanjutan
“Kami akan fokus pada infrastruktur umum atau dasar yang menjadi kewajiban Pemkab Tegal seperti Jembatan Curug Jedor, Jembatan Pancuran 13, dan Pancuran 5. Kami menyiapkan anggaran sekitar Rp 4 miliar untuk penanganan tersebut,” terangnya.
Rudi juga mengungkapkan, penanganan Jembatan Curug Jedor nantinya akan menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) BPBD Kabupaten Tegal senilai kurang lebih Rp500 juta untuk jembatan bailey.
Sedangkan untuk penanganan Jembatan Pancuran 13, Pemkab sudah memiliki anggaran yang sebelumnya akan digunakan membangun jembatan dari UPTD menuju parkiran Graha Tirta Ayu (GTA) Guci.
Sementara itu, Komandan Kodim 0712/Tegal Letkol Infanteri Rachmat Ferdiantono, mengajak masyarakat lebih menjaga kelestarian lingkungan kawasan Guci.
Kawasan wisata tersebut memiliki potensi besar dan menjadi salah satu kebanggaan Kabupaten Tegal.
“Bencana yang melanda Guci menjadi evaluasi kita bersama. Menjadi koreksi semuanya apa yang masih kurang dan lain sebagainya,” ujar Letkol Inf Rachmat.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Mendampingi Bupati Ischak , Wakil Bupati Ahmad Kholid menyalurkan santunan dari Baznas Kabupaten Tegal senilai Rp26,7 juta kepada anak yatim, janda, serta pelaku UMKM yang terdampak bencana.
Wakil Ketua juga menyerahkan bantuan bingkisan sembako dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk berupa minyak goreng, mi instan, gula, teh, dan lain sebagainya.






