Slawi, Ketua DPRD Kabupaten Tegal, meninjau langsung lokasi bendungan yang jebol di Kecamatan Warureja pada Senin, 1 April 2026. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai respons atas laporan warga Desa Kedungjati terkait terhentinya pengairan ke lahan pertanian di wilayah tersebut.

Sebelumnya, dari laporan Warga Kedungjati bahwa lebih dari 200 hektare sawah di Desa kedungjati tidak mendapat suplai air akibat jebolnya bendungan yang menjadi sumber irigasi utama. Kondisi ini membuat para petani di Kecamatan warureja tidak dapat bertani dan dikhawatirkan berdampak pada kerawanan pangan.

Menindaklanjuti laporan tersebut,H. Wasbun Jauhara Khalim,SE yang merupakan wakil rakyat dari Dapil 3 langsung turun ke lapangan untuk melakukan survei. Ia ditemani oleh Kepala Dinas PUPR, serta Kepala UPTD PSDA Wilayah 1 beserta tim. Dari hasil tinjauan, Iwan melihat langsung kerusakan Bendungan Cipero yang jebol akibat bencana banjir.
Ketua DPRD Menegaskan Bendungan ini memiliki peran yang sangat vital sebagai sumber pengairan bagi sawah warga di Kecamatan Warureja dan sekitarnya. Kerusakan yang terjadi tentu berdampak besar terhadap aktivitas pertanian dan keberlangsungan hasil panen masyarakat.
Melalui peninjauan ini, diharapkan dapat segera diambil langkah cepat dan tepat untuk perbaikan, sehingga aliran air kembali normal dan para petani dapat beraktivitas tanpa hambatan.





