Slawi – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal Rudi indrayani S.H ,M.H menghadiri kegiatan penyerahan hunian sementara (huntara) kepada warga yang terdampak bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Rabu 29 April 2026. Penyerahan huntara tahap terbaru dilakukan pada Rabu, 29 April 2026 dengan total 353 unit. Sebelumnya, sebanyak 103 unit telah lebih dulu diserahkan menjelang Idulfitri. Dengan tambahan tersebut, kini total 456 unit huntara telah ditempati warga terdampak bencana. Kehadiran huntara menjadi harapan baru bagi masyarakat yang sejak bencana 2 Februari 2026 harus menjalani hidup berpindah-pindah dengan berbagai keterbatasan.


Bagi warga, huntara bukan sekadar tempat tinggal sementara, tetapi juga menjadi ruang untuk kembali membangun kehidupan yang lebih stabil dan aman. Setiap unit huntara dibangun dengan ukuran 3 x 6 meter dan dilengkapi fasilitas dasar untuk menunjang kebutuhan sehari-hari warga. Selain itu, kawasan huntara juga dilengkapi sejumlah fasilitas umum seperti tempat ibadah, pos kesehatan, ruang bermain anak, hingga area pendukung aktivitas masyarakat lainnya. Perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, Veriko Asyo Yoga Nanta, mengatakan pembangunan huntara dirancang agar tetap memberikan kenyamanan bagi masyarakat selama masa pemulihan pascabencana. “Hunian ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat berteduh, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan harapan baru bagi masyarakat,” ujarnya. Meski ratusan unit huntara telah tersedia, kebutuhan tempat tinggal bagi warga terdampak masih cukup besar. Berita Pilihan
Data pemerintah menunjukkan sekitar 900 rumah terdampak bencana tanah bergerak, sehingga masih ada sebagian warga yang menunggu penanganan lanjutan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat dan pemerintah provinsi atas perhatian serius terhadap masyarakat Kabupaten Tegal yang terdampak bencana. Ia menilai pembangunan huntara ini merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi dan memulihkan kehidupan masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini kita menyaksikan langsung upaya nyata pemerintah dalam memberikan hunian sementara yang layak bagi masyarakat kita yang terdampak bencana dengan kategori rusak berat atau hilang. Ini adalah bentuk kepedulian dan sinergi yang sangat kami apresiasi,” ujar Rudi

Ia menambahkan, DPRD Kabupaten Tegal akan terus mendukung dan mengawal seluruh proses pemulihan pascabencana, termasuk percepatan pembangunan infrastruktur serta kabutuhan masyarakat. Menurutnya, kenyamanan dan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan.
Rudi juga berharap, dengan telah ditempatinya huntara ini, masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal dan menjaga semangat kebersamaan serta gotong royong. “Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan hunian sementara ini dengan baik, sambil bersama-sama menatap masa depan yang lebih baik dan aman,” tuturnya.





