SLAWI – Anggota DPRD Kabupaten Tegal, Catur Buana Zanbika bakal mengusulkan pembangunan trotoar di sepanjang dua ruas jalan yakni Balamoa-Pangkah dan Balamoa-Mindaka.
Dua ruas jalan tersebut tak hanya dituntut mulus, tetapi juga harus ramah bagi pejalan kaki.
Usulan itu disampaikan warga Kecamatan Pangkah, Tarub, dan Kedungbanteng kepada Catur Buana belum lama ini.
Adanya trotoar dinilai penting agar peningkatan kualitas jalan tidak hanya dinikmati pengendara, tetapi juga masyarakat yang berjalan kaki.
“Trotoar harus dibangun dengan perencanaan yang baik sehingga benar-benar berfungsi sebagaimana mestinya.”
“Adanya trotoar harus benar-benar dimanfaatkan untuk pejalan kaki, bukan justru menjadi tempat parkir atau kegiatan lain yang malah membuat pejalan kaki tidak nyaman,” jelas Catur Buana Zanbika.
Catur menegaskan, pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut tidak berhenti pada pembangunan trotoar.
Sejumlah ruas jalan yang kondisinya membutuhkan peningkatan juga akan diperjuangkan melalui usulan pembangunan daerah.
Di antaranya peningkatan Jalan Karangjati-Kesamiran dan ruas Jalan Kalijambe-Margapadang, Kecamatan Tarub.
“Masyarakat ingin akses jalan yang lebih baik karena jalan merupakan urat nadi aktivitas sehari-hari.”
“Ini bukan sekadar keinginan kami sebagai anggota dewan, tapi memang aspirasi masyarakat,” tegasnya.
Tak hanya pembangunan jalan, masyarakat juga menyampaikan kebutuhan bantuan keuangan (bankeu) dari pemerintah daerah untuk mendukung sarana dan prasarana desa.
Sejumlah desa yang disuarakan antara lain Desa Balamoa, Jatirawa, dan Kalijambe.
Dukungan anggaran tersebut dinilai diperlukan untuk memperkuat pembangunan di tingkat desa sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.
Karena itu, Catur berharap sejumlah usulan tersebut dapat masuk dalam skala prioritas pembangunan Kabupaten Tegal, terutama untuk tahun anggaran 2027 maupun 2028.






